Artikel

Persentase Izin Kesehatan Meningkat di Tengah Merebaknya Wabah COVID19

Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Kab. Bireuen meyebutkan perizinan usaha naik selama wabah virus korona dan yang paling banyak adalah perizinan dari sektor kesehatan sebesar 52,8%, hal ini dikarena tingginya animo pelaku usaha bidang kesehatan baik itu paramedis maupun usaha kesehatan untuk memperlancar perizinan terkait kebutuhan kesehatan selama wabah korona.

Sebelumnya kita beropini bahwa di tengah virus korona itu tingkat pengusaha dalam mengurus izin itu akan menurun, ternyata tidak seperti itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Kab. Bireuen sambil menyebutkan bahwa selamat bulan Maret 2020 telah diterbitkan izin sebanyak 389 izin dengan rincian untuk Bidang Kesehatan sebanyak 206 izin bidang perdagangan sebanyak 48 izin bidang jasa konstruksi sebanyak 10 izin dan pada bidang lainnya 125 izin.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Kab. Bireuen, melalui  Kabid Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Layanan Azhari, SH menambahkan, pada saat pihaknya memutuskan untuk pelayanan secara daring, pertumbuhan perizinan setiap harinya justru semakin meningkat. Adapun beberapa sistem layanan sesuai pengumuman diterbitkan dinas tersebut yakni, pelayanan perizinan dan non perizinan dilayani dengan pola mengurangi tatap muka, sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan sistem perizinan terpadu dalam jaringan (daring).

Kemudian ia melanjutkan, bahwa sebelum adanya korona, sektor yang paling banyak mengurus perizinan adalah perdagangan. Setelah corona mewabah di Indonesia, sektor kesehatan sektor yang paling banyak mengurus perizinan. Bahwa sebelum virus korona, yang paling banyak mengeluarkan izin itu adalah perdagangan. Tapi begitu masuk virus korona, bidang Kesehatan itu naik di urutan pertama untuk jumlahnya,” jelasnya.